Bertempat di halamab Masjid Nurul Huda Ambowetan , Ustadz sholeh, Kepala Madin Darul Ulum dilantik menjadi Ketua Dewan Syuro Nahdlatul Ulama Ranting Ambowetan.
Pelantikan berlangsung pada Selasa, 28 Juni 2011 Pukul 20.00 yang bertepatan dengan Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW.
Hadir pada acara tersebut Pimpinan Tanfidziyah NU Pemalang beserta jajarannya. Acara sendiri cukup meriah karena dihadiri tidka kurang dari 2.000 warga nahdliyin dan juga dihadiri oleh Kepala Desa Ambowetan beserta stafnya,
Disamping itu dilantik pula Pengurus Tanfidziyah NU Ranting Ambowetan yaitu Ustadz Padmo Prisanto S.Pd. Ketua Muslimat Hj Rumjanah, Pimpinan Fatayat Ustadzh Siti Bahriyah, Ketua Ansor , Ketua IPNU Sdr Wisnu Apriliyanto, Ketua IPPNU Sdr Dhe Veraoleh
Adapun susunan Dewan Syuro NU RAnting Ambowetan adalah sbb
1. Ketua : Ustadz Sholeh
2. Katib : Ustadz Nuroji
3. Anggota : Ustadz H Alimin
4. Anggota : Ustadz Mahmudi
Pondok Pesantren Salaf dan MDA-MDW-MDU "Darul Ulum" Desa Ambowetan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang-Jateng
DONASI
hubungi
HP 0877 3357 2211
HP 0877 3357 2211
Tampilkan postingan dengan label Tentang Kami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Kami. Tampilkan semua postingan
Minggu, 03 Juli 2011
Sabtu, 04 Juni 2011
Profil
Madrasah Diniyah Wustho "Darul Ulum"
NSM : 41.2.23.27.13.27 Tahun Berdiri : 1970 Yayasan Sosial Pendidikan Islam
" DARUL ULUM "
Akte Notaris : No. 4 Tanggal 19 November 1999
Luas Tanah : 400 M2 Luas Bangunan : 350 M2
Waktu KBM : Pukul 13.30 s.d 17.30
Jumlah Santri : Kelas I 33 Kelas II 41 Kelas III 34
Alamat : Desa Ambowetan Kec, Ulujami Kab Pemalang Jateng
Rek BRI Unit Rowosari a/n Yayasan Islam Darul Ulum No. Rek. 5989-01-002765-53-6
No HP : 0882 1520 7279
e-m@il: adhit_ya@yahoo.co.id url http://madrasahdiniyahustho.blogspot.com
Selasa, 01 Maret 2011
MADRASAH DINIYAH WUSTHO
Attasyakur Wal Ikhtitam diselenggarakan oleh Madrasah Diniyah Wustho "Darul Ulum" dengan menghadirkan Prof Dr KH Mustafa Aqil Siroj dari Cirebon. Acara ini berlangsung 3 hari menjelang bulan Ramandhan tahun ini.
Adapun rangkaian kegiatan lainnya telah dilaksanakan sebelumnya antara lain Lomba Baca Kitab Kuning, Lomba Pidato Dkwah, Isytighozah serta Ziarah Kubur.
Sebelum Tausyiah dimulai, diawali dengan Qieo, Pembacaan Kitab Kuning, Pementasan Rebana dan sambutan-sambutan. Hadir dalam acara ini seluruh alumnus MDW Darul Ulum dari tahun 1970-an , Kaum Muslimin /Muslimat Ambowetan dan sekitarnya serta pejabat pemerintahan/
Dalam Tausyiahnya KH Mustafa AS menyoroti tentang perlakuan pemerintah yang sangat diskriminatif terhadap peranan pendidikan madrasah diniyah wustho, meskipun peranan pendidikan ini tidak kalah pentingnya dengan pendidikan Umum. Lebih lanjut disebutkan bahwa pendidikan Umum hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa semata . Sedangkan pendidikan madrasah disamping mencerdaskan juga mengutamakan pendidikan akhlak, yakni membentuk akhlakul karimah, Sebab orang yang mempunyai akhlakul karimah pasti cerdasw, tapi sebaliknya orang yang cerdas belum tentu memiliki akhlakul karimah. Dicontohkan Rasulullah SAW , disebut-sebut dal Al Quran memiliki kelebihan bukan karena kecerdasannya namun karena Rasul memiliki akhlak yang sangat mulia.
Namun betapa pentingnya peran madrasah diniyah wustho ini, pemerintah sangat mendiskriminasikan. Terbukti tak pernah ada subsidi untuk madrasah yang santrinya sarungan ini, Sampai-sampai para santri dan para ustadznya harus banting tulang untuk membangun, merawat dan memelihara madrasah yang dianggap jadul ini, sehingga meskipun telah menghasilkan insan-insan yang berakhlakul karimah namun kondisi fisik bangunan madrasah ini menurut Profesor dari Cirebon tersebut hendaknya dijuluki wainnalillah dan layak dirobohkan, namun mestinya dibangun kembali yang megah sebagaimana output dari pendidikan ini yang sangat mandiei dan tidak korup dibanding dengan pendidikan umum yang ujung-ujungnya hanya menggerogoti kekayaan bangsa dan negara ini.
Harapan kami hanyalah pada karunia Rab yang Maha Pengasih dan Penyayang agar membuka mata hati kita untuk ber amar makruf demi syiar Islam dan masa depan generasi yang berakhlakul karimah, Amiiin,
Adapun rangkaian kegiatan lainnya telah dilaksanakan sebelumnya antara lain Lomba Baca Kitab Kuning, Lomba Pidato Dkwah, Isytighozah serta Ziarah Kubur.
Sebelum Tausyiah dimulai, diawali dengan Qieo, Pembacaan Kitab Kuning, Pementasan Rebana dan sambutan-sambutan. Hadir dalam acara ini seluruh alumnus MDW Darul Ulum dari tahun 1970-an , Kaum Muslimin /Muslimat Ambowetan dan sekitarnya serta pejabat pemerintahan/
Dalam Tausyiahnya KH Mustafa AS menyoroti tentang perlakuan pemerintah yang sangat diskriminatif terhadap peranan pendidikan madrasah diniyah wustho, meskipun peranan pendidikan ini tidak kalah pentingnya dengan pendidikan Umum. Lebih lanjut disebutkan bahwa pendidikan Umum hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa semata . Sedangkan pendidikan madrasah disamping mencerdaskan juga mengutamakan pendidikan akhlak, yakni membentuk akhlakul karimah, Sebab orang yang mempunyai akhlakul karimah pasti cerdasw, tapi sebaliknya orang yang cerdas belum tentu memiliki akhlakul karimah. Dicontohkan Rasulullah SAW , disebut-sebut dal Al Quran memiliki kelebihan bukan karena kecerdasannya namun karena Rasul memiliki akhlak yang sangat mulia.
Namun betapa pentingnya peran madrasah diniyah wustho ini, pemerintah sangat mendiskriminasikan. Terbukti tak pernah ada subsidi untuk madrasah yang santrinya sarungan ini, Sampai-sampai para santri dan para ustadznya harus banting tulang untuk membangun, merawat dan memelihara madrasah yang dianggap jadul ini, sehingga meskipun telah menghasilkan insan-insan yang berakhlakul karimah namun kondisi fisik bangunan madrasah ini menurut Profesor dari Cirebon tersebut hendaknya dijuluki wainnalillah dan layak dirobohkan, namun mestinya dibangun kembali yang megah sebagaimana output dari pendidikan ini yang sangat mandiei dan tidak korup dibanding dengan pendidikan umum yang ujung-ujungnya hanya menggerogoti kekayaan bangsa dan negara ini.
Harapan kami hanyalah pada karunia Rab yang Maha Pengasih dan Penyayang agar membuka mata hati kita untuk ber amar makruf demi syiar Islam dan masa depan generasi yang berakhlakul karimah, Amiiin,
Langganan:
Postingan (Atom)
PENYELENGGARA
Penasehat :
KH Ansor Hasan, Drs Supaat,M.Pd, Agus Kusyanto S.P.d
Kepala Madin : Ust. Sholeh
Ka.Ur TU : Purwo, S.Pd
Bendahara : Sunarto
Ur.Kurikulum : H Asmuni
Ur.Pengembg : Ubaedillah
Ur.Pengajaran : Nur Hasan
KH Ansor Hasan, Drs Supaat,M.Pd, Agus Kusyanto S.P.d
Kepala Madin : Ust. Sholeh
Ka.Ur TU : Purwo, S.Pd
Bendahara : Sunarto
Ur.Kurikulum : H Asmuni
Ur.Pengembg : Ubaedillah
Ur.Pengajaran : Nur Hasan
Entri Populer
-
Ibadah haji termasuk ibadah yang paling utama dan ketaatan yang paling agung, ia adalah salah satu rukun Islam yang diturunkan oleh Allah Ta...
-
Pondok Pesantren semestinya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan di Indonesia, karena sejarah panjang bangsa ini tida...
-
Setelah shalat wajib lima kali sehari, kita melakukan dzikir dan wirid, kemudian memanjatkan doa. Tidak ...
-
JIKA ANDA BERMINAT UNTUK INFAAQ - SODAQOH ATAU JARIYAH SILAHKAN SALURKAN KE PANITIA PEMBANGUNAN MASJID KEMBAR NURUL HUDA. DESA AMBOWETAN...
-
Bertempat di halamab Masjid Nurul Huda Ambowetan , Ustadz sholeh, Kepala Madin Darul Ulum dilantik menjadi Ketua Dewan Syuro Nahdlatul Ulama...
-
Madrasah Diniyah Wustho "Darul Ulum" NSM : 41.2.23.27.13.27 ...
-
Software Islami kina bisa anda dapatkan dengan mudah. Software Islami ini telah melekat pada berbagai merk laptop/Netbook. Salah satu perusa...
-
1. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tinggalkan tujuh dosa yang dapat membinasakan. Sahabat bertanya: Apakah itu ya Rasulullah?...
-
Assalammu'alaikum Wr Wb Pengantar Seiring dengan perkembangaan serta kondisi sosial ekonomi masyarakat pedesaan, kebutuhan akan pendi...







